Attention Please: Banyak Buaya Berenang di Toko Kesehatan Online di Indonesia

AKA: Shopee Mendukung Penjualan Obat-Obat Gelap yang Tidak di Registrasi

Oleh: Apoteker dari ITB (Institut Teknologi Bandung) Indonesia sejak 55 tahun lalu

Kalau beberapa tahun lalu kita bisa belanja di pasar tradisional, toko di pinggir jalan raya disusul oleh supermarket Indomaret, Alfamart dan supermarket-supermarket serta mall lainnya. Kemudian, terutama di jakarta, yang sekarang menjamur adalah berbelanja melalui toko online alias e-commerce seperti Shopee, Bukalapak, Lazada, TokoPedia, dll. Sekarang barisan tempat belanja tradisional ini ditutup oleh banyak sekali online shops, seperti diatas.

Image for post
Image for post
Jakarta — The City That Never Sleeps

Semua ini tentu untuk mempermudah konsumen belanja dengan harga yang kompetitif dan dengan mutu yang terjamin. Seperti contoh berbelanja di Amazon di Eropa yang harganya selalu top dan kualitas terpercaya dengan after sales yang paling bagus.

Sayangnya semua konsumen mengharapkan hal itu, tapi kita lupa apa yang berhasil di budaya di negara-negara Eropa seperti Jerman tidak selalu akan terjadi di budaya negara lain, khususnya di Indonesia.

Image for post
Image for post
Toko-Toko Elektronik di Jakarta

Toko online kita tiru dari budaya barat atau jepang dimana budaya disiplin mutu serta kejujuran sangat berbeda dengan budaya kita. Di negara mereka tidak ada pasar seperti pasar Pramuka dimana penjualan obat hanya murah tapi jelas mutunya entah itu palsu atau expired yang diperpanjang. Sudah berpuluh-puluh tahun Depkes (Departemen Kesehatan) tidak bisa menyelesaikannya.

Sekarang malah muncul kelompok online yang lebih elite tapi punya fungsi yang sama. Wahai konsumen Indonesia mau kemanakah engkau?

Berbagai macam jamu atau obat dengan janji khasiat yang aduhai, ditawarkan entah itu buatan Rusia, Amerika atau Eropa. Sudah sejak lebih dari dua tahun dipromosi obat penolak parasit yang ampuh dapat membebaskan dari berbagai cacing, parasit yang menyebabkan penyakit pada jantung, usus dan lain sebagainya.

Nama obat ini detoxic dan disertai dengan nama dokter ahli parasitologi dari berbagai universitas dan lembaga. Juga banyak kesaksian dari orang yang telah minum dengan berhasil. Kalau harga produk bisa bervariasi dari 50 ribu rupiah sampai 500 ribu rupiah yang pada saat tertentu bisa diberi diskon hingga 50%.

Setelah mengikuti sekian lama, saya sebagai orang yang ahli di bidang obat jadi ingin pecahkan teka-teki ini dan mencoba experimen di bawah ini.

Saya pelajari bahwa memang di Amazon ada sebuah produk detoxic buatan pabrik Hendel Rusia yang isinya cloves (cengkeh) dan centaury yarrow. Memang untuk obat parasit harganya sekitar 350.000 rupiah.

Terus saya kenal juga produk Parasite Cleanse dari Amerika yang isinya cengkeh, wormwood dan extrak black walnut.

Maka saya pesan dua detoxic dari online shop Shopee Indonesia (https://shopee.co.id) yang katanya dari Rusia. Isinya 30 kapsul tapi harga sangat berbeda dari dua reseller “Shop Laula” dan “Love Your Health” berbeda yaitu 98.000 rupiah (https://shopee.co.id/shop.laula) dan 49.000 rupiah (https://shopee.co.id/loveyourhealth) per unit.

Ternyata setelah barang diterima saya cek barang semua boxnya sama dan tidak memiliki no registrasi POM (Pengawasan Obat dan Makanan) dan tidak ada nama produsennya, cuma ukuran tinggi box berbeda. Semua lainnya sama. Sesuai petunjuk POM produk ini gelap. Saya langsung lapor ke toko online Shopee untuk minta dipulangkan. Ternyata Shopee tidak mau memberi alamat supplier sedang di paket hanya ada nomor telepon yang tidak bisa dihubungi.

Saya tidak putus asa lalu ke tempat JNE Express kurir yang telah mengirim paket kepada kami dan mohon supaya barang dikirim balik saja. Ternyata JNE Express menolak dengan alasan tidak memiliki alamat si pengirim.

Akhirnya saya telpon Shopee bahwa barang akan saya kirim ke kantornya tetapi Shopee tidak bisa terima sehingga pembelian kami harus dibayar. Sungguh mengherankan shopping online sekelas Shopee mencoba menutupi penjual-penjual illegal ini.

Saya tidak keberatan karena dengan ini saya merasa untuk memperjuangkan kebenaran kita harus membayarnya. Para pejuang kemerdekaan banyak telah membayar dengan nyawanya.

Jadi kembali pada inti persoalan bahwa saya sebagai seorang ahli obat merasa sedih bahwa di jaman yang serba canggih ini banyak konsumen karena tidak sadar jadi korban penipuan orang orang yang panjang akal seperti Shop Laula atau Love Your Health dengan dukungan Shopee.

Ternyata detoxic Indonesia yg dilakukan import Rusia di kotak ditulis isinya mengkudu dan kulit buah delima. Jadi apakah bahan-bahan ini bisa mengusir cacing dan parasit tidak jelas.

Bayangkan jika obat seperti dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia yang tidak mengerti masalah kesehatan dan bisa saja ditambahkan obat obatan yang tidak sesuai / terlarang untuk kesehatannya.

Hal seperti ini bila terjadi di Amazon di Jerman maka toko nya akan segera ditutup dan semua uang pembelian akan dikembalikan. Jadi online shopping ternyata tergantung budaya dimana online shop itu berada. Saya rasa hal ini adalah memalukan Shopee yang katanya adalah nomor satu di Asia Tenggara.

Image for post
Image for post
Shopee — Terbesar di Asia Tenggara — Tetapi Kualitas Tidak Terjamin?

Saya sangat mengharapkan kehadiran Amazon di Indonesia dan saya ingin melihat apakah Amazon di Indonesia bisa mempunyai kualitas sama dengan di Jerman dan Eropa, terutama untuk bidang obat-obatan bebas / jamu, dan tidak tergantung budaya di tempat.

Get the Medium app

A button that says 'Download on the App Store', and if clicked it will lead you to the iOS App store
A button that says 'Get it on, Google Play', and if clicked it will lead you to the Google Play store